Berhenti Kerja Dari Sebuah Bank

Pada tanggal 1 Februari 2016 yang lalu, diriku mengajukan pengunduran diri dari sebuah Bank BUMN setelah hampir 3 Tahun 6 Bulan (ditambah masa training 11 Bulan) berarti totalnya 4 Tahun 5 Bulan terjun di dunia perbankan. Uniknya sebenarnya industri perbankan bukannlah tempat karir yang pas bagi diriku yang notabene seorang lulusan sarjana Teknik Industri. Apalagi jabatan yang diriku emban adalah seorang Funding Officer atau pemasaran produk dana sehingga nasabah mau menempatkan dananya Milyaran Rupiah masuk ke Bank tersebut. Diriku sadar bahwa memang berkecimpung di dunia marketing adalah hal yang beresiko karena minat dan bakatku memang tidak berada di sana.

Memang berat rasanya diriku mengambil keputusan ini, karena bagaimana pun kesempatan untuk mencari pekerjaan yang lain lagi akan lebih berat. Pertama usiaku saat ini telah 31 Tahun di mana agak sulit lapangan pekerjaan umumnya akan mencari pegawai dengan usia produktif di bawah 27 Tahun. Kedua perekonomian Indonesia dan Global cenderung melambat akibat jatuhnya harga minyak dunia sehingga permintaan pasar tenaga kerja akan cenderung menurun sehingga menyebabkan kompetisi angkatan kerja semakin sengit.

Namun diriku sudah mengambil keputusan bahwa bagiamana pun diriku harus tetap melangkah maju ke depan dan menggapai cita-cita yang belum tercapai untuk segera direalisasikan tahun ini maupun tahun berikutnya. Diriku berjanji akan menjadi seorang pribadi yang lebih baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Diriku harus memulai dengan berdoa kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan petunjuk dan keridhaan-Nya supaya rezeki yang diriku terima selama ini menjadi berkah. Amin ya Rabbal Alamin.

Ambon, 22 September 2016

Iklan

Bahasa Ambon

Tugu Dwikora Ambon

Saya hanya ingin bercerita saja tentang beberapa pengalaman teman saya yang agak menggelitik untuk saya tulis di blog ini. Sebenarnya sudah lama semenjak saya melakukan acara-acara reuni dengan teman-teman saya yang berasal dari Ambon di beberapa tempat di Jakarta, salah satunya di rumah teman saya yang bernama Tira dan Nining.  Tapi koq ada dari beberapa mereka kalau ngobrol tidak pernah sekali pun memakai bahasa Ambon?? Oke deh… awalnya saya anggap wajar-wajar saja… tapi lama-lama saya justru merasa aneh dengan situasi seperti begini.

Sebenarnya sih kalau orang dari luar Ambon mau mempelajari bahasa ini juga tidak susah-susah amat untuk dipelajari… soalnya padanan katanya mirip dengan bahasa Melayu ataupun bahasa Indonesia… Beda banget dengan bahasa Sunda yang saya ketahui ada bahasa halus atau kasar… Tapi ini kebangetan deh kalau misalnya ada orang yang lahir dan besar di Ambon tapi sekarang tidak bisa berbahasa Ambon… Apakah pengen menghapus kenangan waktu di Ambon ya? (waktu ditolak ama gebetan :D) atau jangan-jangan dia sendiri yang malu berbahasa Ambon (apanya yang malu dikira orang Ambon… oloh..oloh…) Continue reading “Bahasa Ambon”

Reuni Teman SD di awal tahun 2009

Gerbang Sekolah tahun 2006

Gerbang Sekolah

Hari minggu kemarin merupakan hari yang cukup berkesan bagi saya karena dalam hari itu saya mengkoordinir undangan acara reuni teman-teman SD saya dulu ketika masih tinggal di Ambon. Awalnya memang terasa agak sulit bagi saya mengetahui info atau kontak teman-teman saya dulu karena keterbatasan alat komunikasi namun sejak populernya penggunaan Friendster akhirnya dapat mempermudah saya memperoleh informasi kontak yang telah terputus sejak 12 tahun yang lalu. Biasanya saya melakukan pencarian di Friendster dengan menggunakan kata kunci nama orang dan asal sekolah pada menu search. Fitur ini sangat membantu karena rata-rata saya bisa menemukan profile milik teman saya. Walaupun pada saat ini perkembangan Facebook juga mirip ketika Friendster diluncurkan pada masa lalu, saya lebih memprioritaskan Friendster karena jaringannya sudah luas sampai ke pelosok daerah di Indonesia. Continue reading “Reuni Teman SD di awal tahun 2009”

Pantai Natsepa

Mak nyusss…. kalau anda penggemar dessert yang terdiri dari campuran beraneka ragam buah-buahan dengan lumeran saus kacang pekat yang manis pedas di atasnya… wuiiih, bikin ngiler!!! Inilah dia… RUJAK nan segar… ooolala… bagi saya udah lama ga makan penganan ini kecuali kalau lagi “vakansi” (liburan, red) ke Ambon.

Continue reading “Pantai Natsepa”

Karang Panjang

Panorama Teluk Ambon

Dulu waktu saya masih kecil di Ambon, ada 2 tempat perbukitan untuk panorama yang cukup indah untuk melihat keseluruhan kota dan teluk Ambon secara bersamaan. Tempat yang pertama terletak di daerah Gunung Nona dan satu lagi di daerah perbukitan Karang Panjang. Yup… pertama saya ingin bercerita dulu tentang daerah Karang Panjang alias disingkat namanya dengan istilah “Karpan”. Berhubung saya cuma punya koleksi foto di daerah Karpan aja…. Hehehe…

Continue reading “Karang Panjang”

Ambon Manise

Ambon City

Ambon… sebuah pulau kecil di antara puluhan ribu pulau di Indonesia… kota yang tenang dan damai namun menyimpan beraneka macam interaksi penduduknya yang sangat hangat…. Walaupun kini merana akibat kerusuhan… biarpun di luar sana banyak orang berpikir paranoid mengenai kota Ambon karena peristiwa di tahun 1999… tetapi memori indah ini tidak akan pernah mengubah rindu saya pada kota yang manise ini…

Continue reading “Ambon Manise”