Ambon Manise

Ambon City

Ambon… sebuah pulau kecil di antara puluhan ribu pulau di Indonesia… kota yang tenang dan damai namun menyimpan beraneka macam interaksi penduduknya yang sangat hangat…. Walaupun kini merana akibat kerusuhan… biarpun di luar sana banyak orang berpikir paranoid mengenai kota Ambon karena peristiwa di tahun 1999… tetapi memori indah ini tidak akan pernah mengubah rindu saya pada kota yang manise ini…

jalan-di-kota-ambon

Ambon Plasa mungkin dapat menjadi tempat belanja yang paling mudah dijangkau bagi masyarakat kota Ambon. Tak ayal karena lokasinya sangat strategis berada di pusat kota di mana Ambon Plasa (disingkat namanya menjadi Amplas) ini dekat dengan Lapangan Merdeka (yang termasuk dalam kompleks kantor Gubernur Maluku) dan pelabuhan Yos Sudarso. Bercerita tentang barang dagangan yang dijual di lantai 1 Amplas berupa kebutuhan sandang masyarakat seperti pakaian, sepatu, sandal tersedia di sini dan beberapa toko ada yang menyediakan makanan kecil, elektronik, kaset video, kosmetik dan obat-obatan. Kebanyakan para pedagang di sini bukan merupakan masyarakat asli Ambon, mereka kebanyakan berasal dari daerah Sulawesi. Selain itu bagi orang-orang yang terbiasa berbelanja di pasar swalayan tidak perlu kuatir karena di lantai 1 dan 2 Amplas tersedia juga pusat perbelanjaan Matahari. Oh iya bagi penggemar fast food di lantai 2 ada restoran KFC juga loh…dan banyak berjejeran toko-toko penjual handphone dan factory outlet (mirip di bandung) di sampingnya…. Jadi bagi wisatawan yang sedang berlibur di Ambon bakal terpuaskan untuk memenuhi kebutuhan barang-barang dengan berbelanja di Ambon Plasa.

ambon-plaza

Kalau mau cerita tentang sarana transportasi yang mudah dijumpai di ambon, kita harus membicarakan mengenai angkot dan becak…. At least inilah angkutan publik yang paling favorit di ambon… Pertama adalah becak… dulu waktu sebelum kerusuhan tahun 1999, jenis becak yang beroperasi di kota Ambon ada 3 jenis yaitu, becak merah, becak putih, dan becak kuning. (hohoho…. Lucu banget deh warna-warni…) Terus hari mangkalnya abang tukang becak itu dibagi-bagi misalnya hari Senin cuma becak merah yang boleh beroperasi, sedangkan becak warna lain ga boleh beroperasi. Nah selanjutnya hari selasa hanya becak kuning yang bisa beroperasi dan becak warna lain ga boleh. Dan seterusnya sampai hari sabtu bergantianlah warna becak setiap harinya… (hehehe… biar ga bosen melihat becak sama terus setiap hari…) tapi sedihnya sekarang pengaturan lalu lintas becak sudah ga teratur lagi kayak dulu… saat ini semua warna becak boleh beroperasi setiap hari di kota Ambon. Jadi kalau kalian terheran melihat warna-warni becak di Ambon itu karena dulu pernah ada peraturan hari operasional becak bukan menunjukkan daerah pelayanannya atau perusahaan yang mengelolanya… hehehe…

Becak

Terus bercerita tentang angkutan kota di Ambon, di sini ada beragam trayeknya dan daerah jangkauannya hamper seluruh pelosok pulau Ambon ada angkotnya. Selain itu warna-warna angkot itu menunjukkan daerah jalurnya, misalnya angkot warna kuning seperti Line I sampai Line V, Airsalobar, dan Kudamati pasti melewati pusat kota sedangkan warna selain kuning biasanya jalur trayeknya di luar kota… tapi ga sebanyak di Jakarta loh… Ada beberapa yang masih saya ingat antara lain adalah:
– Line I : jalurnya Pasar Mardika – Batumeja atau Batugantong…. Aduh saya lupa!!!
– Line III : jalurnya Pasar Mardika – Talake
– Line V : jalurnya Pasar Mardika – Karangpanjang
– Kudamati : jalurnya Pasar Mardika – Kudamati (malah bisa sampai Gunung Nona)
– Airsalobar : ada jalurnya yang terbagi ke Bentas (Benteng Atas)
– Tantui dan Galala : sampai pelabuhan Galala dan melewati arah Keboncengkeh
– Paso : angkotnya warna merah
– Halong : angkotnya warna biru muda

Angkot

Nah ada satu lagi pusat perbelanjaan di kota Ambon tetapi lokasinya ini berada pas di dekat pantai… yuppp… terkenal dengan nama Pasar Mardika…. Entahlah saya kurang tahu tentang awal cerita pasar ini, dulunya sih waktu tinggal di daerah ini sebagai anak pasar (hehehe….) banyak banget orang berjualan ikan-ikan segar hasil tangkapan nelayan di laut. Dari berbagai macam jenis ikan laut dapat dijumpai seperti ikan tuna, cakalang sampai ikan pari juga dijual di sini dalam keadaan segar. Kalau mau berbelanja di pasar ini kalian harus pintar-pintar nawar agar mendapat harga yang sesuai. Selain itu ukuran ikan-ikan di sini lumayan gede banget dan kualitasnya sangat baik  (yoiii… mungkin karena lautan Maluku masih alami dan bersih) makanya ga heran karena sering makan makanan alami dan berprotein tinggi membuat bodi orang Maluku tuh bagus-bagus dan atletis. Woow… oke kan…. di pasar ini juga bisa dijumpai terminal dalam kota maupun antar kota. Dan semua angkot dan bus segala macam trayek di Ambon pasti ngetem di terminal pasar Mardika ini. Nah, di sini kalau orang Ambon nyebutin istilah “mobil” itu dengan kata “oto”…. Hehehe… bukan Otto van Gaal, itu sih nama orang Jerman…..

pantai-mardika

Daerah perbukitan ini namanya adalah desa Batu Merah. Hmmm…. kalau kita dari bandara melalui perjalanan darat menuju kota Ambon, maka daerah ini adalah kawasan pertama yang akan kita jumpai ketika memasuki kota Ambon. Waktu kecil, saya banyak memiliki teman-teman di daerah ini…. Karena lokasinya memang dekat dengan pasar Mardika… desa Batu Merah ini merupakan salah satu pemukiman penduduk yang lumayan padat di pulau Ambon… Selain itu di sepanjang turunan jalan yang melewati kawasan ini dapat dijumpai toko-toko kerajinan kerang mutiara khas Maluku… Di sini para pemudik asal Ambon yang hendak kembali ke Jakarta atau Jawa biasa memesan kerajinan kerang mutiara sebagai souvenir yang cukup menarik. Bentuknya berbagai macam mulai dari pin dan bros yang dapat disematkan ke pakaian sampai bentuk lukisan kaligrafi dan hewan yang dapat dipajang di dinding rumah… ada juga sediakan kerajinan dari cengkeh yang dibuat menjadi replika kapal layar yang terkurung di dalam botol dan aneka ragam besi putih yang populer itu loh… wow… keren abisss deh…. Jadi kalau kalian yang pengen ngabisin duit buat oleh-oleh… tempat ini paling cocok deh untuk dicoba….. semoga aja anda puas mengunjungi kota Ambon🙂

batu-merah

Salam.

81 pemikiran pada “Ambon Manise

  1. wah… bener-bener kota yang cantik, mudah-mudahan Ambon damai selalu, biar masyarakat betah tinggal disana, dan bisa bersama membangun perekonomian yang memihak kepada rakyat.

  2. # Tony
    Setuju mas Toni, semoga ekonomi memihak kepada “rakyat” yang benar. Kota Ambon perlu banyak investasi dari luar.

    # Habib
    sama-sama jua, bang Habib dari Madinah Al Munawarah. Semoga bang Habib bisa pulang ka Ambon.

  3. # Rully

    ee dondo ee..beta su lama seng pulang ka ambon lai..
    mungkin ne foto dari se yg bisa bikin beta rindu sama tempat lahir beta..

    good luck bro..
    pizz out

  4. ana satu ni dia paleng taputar
    dia seng diambon mar dia kas maso ambon samua
    hahahhahahahaeee
    kapan pulang nyong, la katong taputar sadiki dolo, ukur2 jalan baku iko deng cewek2 sadiki ka
    hiiihhii

  5. djenndanu

    Bu Indra….beta waktu kerusuhan th 1999-2000 ada di Ambon, beta menginap di Hotel Manise selama 9 bulan. Ambon memang indah walaupun ada kerusuhan. Pantai Natsepa, Amai, Latuhalat dan bukit Cengkeh masih terekam kuat dalam pikiran beta. Seperti dalam lagi Mergie Siegers….beta tak lupa pasir dan pantaimu….. satu saat sebelum beta dipanggil Allah beta mau kembali ke Ambon, Bandanaira dan Papua. beta mo mengenang masa2 beta bertugas di wilayah timur Indonesia.
    Salam dari jauh

  6. # Sarahtidaksendiri
    koq barang2 di Amplas mahal?? bisa jadi karena Amplas adalah satu-satunya tempat perbelanjaan yang oke di kota Ambon…

    # Almascatie
    Hahahaha…. Beta sabarang ambil foto di jiku-jiku jalan kota Ambon… supaya seng lupa kalau lagi di jakarta😀 mantap ale nyong… jang lupa kajar tarus nona satu itu… hahahaha…

    # Djenndanu
    Kita ini memiliki rasa kerinduan akan kampung halaman yang sudah lama ditinggalkan akibat situasi kota Ambon yang tidak menentu… oleh karena itu sebaiknya kita tetap terus menjaga perdamaiaan di kota yang kita cintai ini…
    Salam.

  7. Danu

    Kalo melihat gambar kota Ambon, beta sedih skali harus meninggalkan kota Ambon. Banyak kenangan yang tra dapat beta lupakan. Pantai Natsepa deng rujaknya, Amai deng duriannya belum lagi noni Ambon nya yang cantik2. Semuanya tra bisa beta lupakan. Masih ingat waktu beta belanja di toko Citra atau di Mardika dan sempat dikejar2 Obet karena beta Acang, tapi beta tra takut sama skali, beta tahu semua itu karena ada provokatornya. Bahkan beta pernah kerumah seorang guru Muhammadyah yang beragama Nasrani di Jl.A.Yani, beta dengan yakin dan mengucapkan Assalamualaikum beta diterima oleh bapak guru itu.
    Beta benar2 terharu dengan keramahan bapak guru itu. Beta su lupa namanya. Semoga bapak guru selalu mendapatkan kesehatan.
    Ambon oh Ambon ko sungguh manise, jang tinggalkan beta. Beta merindukanmu.
    Salam dari jauh.

    1. eks laskar

      ambon mah bagus banget meskipun kesananya pas ada kerusuhan mudah-mudahan ambosn sekarang aman dan damai seperti dulu kala

  8. ikha-ikha

    trima kasih lai abang su berbagi tentang ni kota….
    dong di perantauan kapan balik lai ke ambon????
    bale sudah la bangun ni kota biar seng kalah deng daerah lain

  9. irma

    beta dolo pernah ke ambon deng beta pung pytua… sampe sakarang beta seng bisa lupa.. indah sekali…
    tapi sakarang dia su kas tinggal beta…

  10. irma

    namanya purnama yasa… orang bali… indah sekali, walaupun sebentar… klo dengar tentang ambon manise, basah mataku… andai dia tahu…

  11. susu kuda liat

    indraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

    kirain sapa yang bt web ini

    ternyata oseeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

    kapan pulang????

    beta tgl 7 sep insya allah pulang

    baku dapa di sana e?

  12. Ervin_filea

    Aduh eeee kangen paskali deng kota ambon…..aduh biar su jauh di rantau orang…mar ambon slalu ada di hati…kenangan-kenangan di batu merah,,,, trikiora,,, amplas…pokoknya di samau tampa…kangeeeeeeeeeeeen paskali….. eh ngomong-ngomong salam kenal lay for bung yang su bwt nich blog mengenai ambon manise.

  13. noerezza

    I MISS U AMBON,,,,,,
    gila bro!!!reza kangen jua deng kota ambon….apalagi iga inga reza pung rumah di tulehu,hii tamba rindu,,,reza bangga deng deng ambon,,,i love u,u r the best city….

  14. Ongen

    salam kenal lai..
    beta sampe terharu lia nih blog, so 10 taon beta seng di ambon, dan beta paling kangeeeen sama kota ambon, banyak kenangan manis yang beta seng bisa lupa akang. beta berharap beta masih bisa pulang ke ambon.
    beta rinduu semua teman-teman.
    senang sekali bisa lia kota ambon manise

  15. fenny

    halo ambon…………….
    biar b bukan orang asli ambon lai,,mar b paling sayang paskali kalo mw kasitinggal ambon…..
    talalu indah e,e…..b pg kenangan banyak di ambon…
    luv ambon manise…….
    ambon,tunggu b bulan desember e,e………..

  16. ambon untuk semuauya paling bagus ,pemandangan dari ats udara sampai bawa laut …cuma sampe kapan mau tinggal kaya bagini. kerusuhan su lewat bos mana tanggapan pemerintah daerah apalagi mengenai PARIWISATA. amplaz paling kotor benar ngga Bossssss??? MASAkan mau kalah sama daerah yng lain.penginapan di beberapa pantai ambon di tata lagi biar wisatawan doyan untuk datang,pusat belanja di tingkatkan,dan satu lagi harga transporrtasi ke ambon ga boleh mahal biar para wisatawan segan untuk berkunjung.
    MASA MAU KALAH SAMA DENGAN DI BALI

  17. obie

    salam kenal bwt semuanya
    q org jawa tapi dlm waktu dekat akan tinggal di ambon, tepatnya di karang panjang. kasih tau lagi dong info tentang ambon dan karang panjang.katanya biaya hidup di ambon mahal yah?
    kalo beli nasi bungkus or pecel lele disana harganya sekitar berapa sich. gmn situasi ambon sekarang ini.apa masih mencekam or dah damai

  18. Ping-balik: Aplikasi GPS di Handphone? « Siapakah Si Indra

  19. Buldrin inga Ambon

    biar orang bilang apa lai, biar dorang carita bagini deng bagitu lai mar tuanga ,………………….. MALUKU TANAH AIRKU …………… AMBON YANG KUCINTA ,…………………. SENG ADA LAWANG !!!!

  20. thank’s ya udah ngasih foto2 amq, gw jd pengen balik kesana.ketemu sohib2 gw di kamp. riang tawiri,skip & kumat, and mkn rjk natsepa. ayo amq manggurebe maju.

  21. boy latuwael

    dangke banyak buat bung indra yang su kasi info ttg keindahan alam di pulau ambon…mari katong jaga ambon biar tetap aman dan jaga ambon biar orang dari luar ambon merasa nyaman dan terus pingin ka ambon…mari katong bangun Maluku yang baru.

  22. aries

    dangke lay!!!
    pas beta liat nich foto beta jadi rindu for mau pulang ka ambon tanah beta di besarkan. beta jadi terharu terkenag lagi masa SMA deng suasana kampung yang seng mungkin beta lupa sampai kapanpun. beta rindu deru ombaknya, beta rindu pasir putihnya, deng makanan bikinan beta pu mama. mat knl buat yang bikin blog moga apa yang di buat bisa menginspirasi katomg semua basudara di tanah orang untuk membangun MALUKU TERCINTA. walau hujan emas dirantau orang tapi lebih indah hujan batu di negri sendiri. maluku tempat ternyaman dengan sejuta pesona seeksotis gadis-gadisnya takkan kulupakan moga aku bisa membanggakanmu.

  23. hidayat

    su sapuluh taon lebe beta tinggalkan ambong… ambong seng ada lawang ale, beta liat ale dari udara..sio manis lawang’ee, mar sayang paskali…satu minggu sejak beta pung kaki injak negeri ambong…aer mata tatumpa di negeri liliboi… beta cuma dapa berdo’a for basudara samua, smoga amal ibadahnya dapa ditarima Tuhan jua…Amin.

  24. meilina

    ambon…eeee
    beta su talalu rindu lae…. su lama ni tar pulang ka ambon….
    baku dapa deng mama deng bapa diruma deng sodara dong samua…..
    for batu merah jua… zn ada lawang lae anae….
    pulang-pulang ka ambon langsung tancap gas par mo makan nasi kalapa batu merah deng asida jua….
    di jawa ni cari akang pung susah,
    PapeDa deng kua ikang kuning…….MANTAP…Puolllll
    BANZAiiiiiiii

    1. ebhet

      kalo makng nasi kalapa bagi-bagi jua nona………………………
      oya salam buat anana batu merah samu jua klo nona mau pulang ka ambon
      jang lupa deng upang deng kanter

  25. Ambon eeeeee…. biar beta sampe di ujung dunia mana lai beta seng bisa lupa beta pu kota Ambon tercinta…aer mata mo tumpa inga2 akang ee,, klw benar ada kehidupan kedua beta mau terlahir kembali sebagai orang Ambon..

    god bless Ambon

  26. eks laskar

    kapan ke ambon lagi ya? tapi bukan pas ada kerusuhan rindu main ke Tulehu, Tial, Liang, Leihitu, Latu Hualoi, Air Sikula, Laha, Wailei, Kulur, Siri-sori kangen jalan-jalan ke ambon lagi sungguh berkesan di Ambon manise

    1. bang.haydar al mulky

      ini sapa yah, mantan laskar jihad dulu ya?

      kalo aq orang TIAL, skrg ada di jogjakarta.

  27. ebhet

    hayooooo…………………………..
    basudara e……… apa tempo katong samua mo bakumpul lai kaya dolo………
    beta su rindu skali par kamorang di sana………………..
    baru sataong beta pi kastinggal ambon akang pung rasa kaya 1000 taong anae………………
    basudara dong tolong doain beta supaya capat dapa jalan par pulang lai ka ambon e……………………………

  28. sammy

    Orang bilang saya Ambon kart , ke Ambon thn 91,,saya sedih liat orang ambon berkelahi ( kerusuhan )..karena saya tahu kita orang Ambon paling toleransi dan merasa saudara baik Serani dan Islam , mama saya bilang waktu dia remaja dulu serani dan islam bangun mesjid Al fattah di Ambon sama sama,,orang tatua pasti juga cerita ini pula ke katong bukan? saya ingat teman opa saya seorang haji dari seram main ke rumah opa hampir tiap hari dan sangat akrab..pesan buat Bung Bung kalau pulang Ambon bilang ke orang basudara dan tamang tamang semua jangan sampai terulang ..orang Ambon bakalai itu su biasa tapi tidak pernah bawa bawa Agama…bukan?

  29. JHON ALWISIUS DA COSTA

    HI………ANAK GAUL DI AMBON…
    AWAL JANUARI 2010 AQ BAKALAN DITUGASKAN DI AMBON…
    AQ ORANG AMBON TAPI GA’ PERNAH KE SANA…SAUDARA SEPUPU AMA GLENN FREDLY…KONTAK AQ DI 081 944 256 012.

  30. Ping-balik: Software GPS buat Handphone ( HP ) « Fadli Web's Blog

  31. Halo, salam kenal…..
    saya ada rencana mau ke ambon untuk pertama kalinya…
    mohon informasi, jika dari bandara pattimura ke kota ambon ada angkutan apa saja? adakah ferry ? naik dari mana…
    jika mau menginap dimana ?
    lalu jika kembali ke bandara menggunakan apa ?
    mohon penjelasan terima kasih

  32. rany

    for deni mc : klo pengalaman q 10 hari di ambon. …dari bandara pattimurra u bisa naik taxi. taxi ne di bagi 3 zona. ada zona 1,2,3 tergantung jarak nya jauh atw dekat.klo ga naik taxi bisa naik angkot warna merah..di depan bandara banyk angkot yg tunggu.
    klo naik ferry melalui pelabuhan poka yg terletak di blakang UNPATI (UNIV PATTIMURA).klo naik ferry kita bisa mnyingkat pjalanan.ongkosx murah ga nyampe 10rb.
    u bisa nginep di hotel ambon manise. bnyk info kq di bandara.
    klo mw balik ke bandara dr kota niy dy lumayan susah. dr kota tak ada taxi,,so u bisa naik ankot jurusan HT BESAR atw naik ojek.

  33. Beta rindu ingin pulang ke Ambon manise,
    tapi sayang kerinduan beta masih terhalang
    karena Ambon manise masih barada dalam NKRI Jawa
    Jika Ambon dong sudah bersih dari penjajahan Jawa
    baru katong pulang dengan Arumbai bangun Ambon Manise

  34. tommy

    kalo tuhan sayang kasih katong banyak rezeki ,, dan d beri umur panjang ,, katong mau pulang baku dapa deng basudara di ambon eee

  35. Hero

    Ingat2 lah selalu… Orang Serani dan Muslim basudara.. Agama adalah urusan iman dengan Tuhan. Urusan manusia dengan manusia adalah urusan basudara. Lupakan segala kesalahan dan kebodohan kita di masa lalu.. Apalagi yang mau kita cari kalo bukan kedamaian, persaudaraan, kebahagiaan dan kemakmuran…. Beta cinta Ambon manise…….!!!

  36. Ambon adalah negeri yang kecil, tapi menyimpan begitu besar berbagai keindahan alam baik darat maupun laut nya.
    TIAL, adalah desa aku di besarkan dan SULI t4 aku di lahirkan, udah 12 tahun di rantau orang tapi tak kan pernah lupa dgn Ambon, bahasa daerah pun masih kental utk saya ucapkan. baik bahasa TIAL (dr Bpak) atau bhs TIdore (dr Ibu),

    Ambon itu memang manis, sungguh manis lawang eeeeeeeeee..

    tmn2 yang mau kenalan hub. no saya yah.. 0857 9446 2165..

    saya skrg ada di jogja.. istri saya orang Bandung (sunda)…

    nice ambon manis eeeeeeeeeeee…

  37. ambon manise, kota manies dgn sejuta kenangan… sio apa tempo beta pulang k ambon e… ktg di tanah rantau ne, rindu mo pulang ee sio ambon tapele gunung tanjong beta manangis,, aer mata tumpa balandong ee…
    salam dari jauhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s