I, Myself and Me

gingercat.gif

(source: http://bobex.files.wordpress.com/2007/05/gingercat.gif)

Konon ada seorang pemuda Yunani Kuno yang jatuh cinta terhadap ketampanan dirinya sendiri sampai-sampai hari-harinya diisi dengan bercermin di permukaan air. Nama pemuda itu adalah Narsisus….. 

Tak habis pikir semenjak era kamera digital mulai terintegrasi dengan perangkat telepon seluler yang mengalami perkembangan yang pesat di Indonesia. Kaum narsis (jangan dibaca: najis*) (*udah dibilangin jangan disebut, husss!!!) mulai menunjukkan eksistensi diri mereka di tengah-tengah masyarakat umum secara nyata. Bukti-bukti yang dapat mendukung pernyataan pribadi ini, dapat kita telusuri dengan mengetes isi image folder di hape mereka (buat yang hapenya ga ada kamera, sory ya kami tidak bisa mengetes anda narsis atau tidak). Kalau ditemukan sebagian besar foto-fotonya berisi close-up diri sendiri apalagi self potrait dengan aneka ragam mimik muka dan sudut pandang foto dari berbagai arah. Saya dengan tingkat keyakinan 95% yakin anda terindikasi kuat tertular penyakit narsis alias tingkat pede kelewat batas….. Tapi tenang saya juga pernah mengalami syndrome penyakit ini sekitar 2 tahun koq (wow, lama juga ya! Tapi kadang-kadang sering kambuh juga!)….. dengan mengenali diri secara arif dan bijaksana (tidak berlebihan, red) kita bisa menetralisir efek negatif penyakit ini serta tidak akan menularkannya kepada orang lain yang malang….. 

Saya suka memperhatikan kebiasaan orang narsis yang bisa bikin norak. Pertama, orang narsis itu memiliki obsesi untuk menjadi orang terkenal tetapi hal-hal yang dia banggakan itu (seperti ketampanan, kecantikan diri sendiri) menurut orang lain sih biasa-biasa aja. Seolah-olah dia* (*orang narsis) yakin banget wajahnya fotogenik…. ampuuun!!… padahal muka tuh STD alias standar abisss…. Trus saking pedenya orang-orang macam begini suka menyebarkan foto-foto close-up diri sendiri di mana-mana mulai dari dompet, hape, cermin sampai di profile Friendster di internet juga. Dengan mengambil slogan iklan rokok* (*maaf saya tidak merokok!**) (**saya mengambil contoh aja!) OBSESI SELEBRITIS…. Kedua, fase kritis penyakit narsis ini adalah para pasien penyakit narsis suka membanggakan diri sendiri. Seolah-olah diri mereka itu adalah pribadi yang istimewa di muka bumi. Pokoknya, siapapun nggak ada yang bisa yang menyaingi dia…. Kalau semua orang ga mau muji dia, dia bisa mulai memuji diri sendiri di depan orang banyak walaaah…. parah banget dah…. Oke-oke sudah cukup!!! Jangan biarkan penyakit ini menjadi epidemik di lingkungan anda. Segera bertindak!!! 

Langkah efektif menghadang orang macam beginian adalah langsung pasang muka datar tanpa ekspresi, saudara-saudara…. Karena kalau kita meratiin mereka justru mereka anggap itu sebuah pujian dari kita (padahal kita juga ga ngomong) Mereka ini haus banget terhadap pujian-pujian, saudara-saudara…. Selain itu, kita juga bisa menyindir dengan majas ironi atau sarkastik (tapi jangan kebablasan, ntar dia nangis atau musuhan ama kamu). Setidaknya berusahalah menyadarkan bahwa sifat narsis dikelola secara bijaksana. Kalau mau serius, saranain aja ikut casting artis sinetron atau bintang iklan. Atau ikutan nge-blog seperti saya. Oke!!!

11 pemikiran pada “I, Myself and Me

  1. # zal
    Makasih Pak, kalau narsis itu boleh aja asal jangan berlebihan hehehe…. Iya baru nyadar dulu saya pernah kena narsis berat… sip…sip…sip… pertamax minyak bensin euy!!

    # bacteria
    Iya yang biasa aja asal jangan berlebihan…

    # abee
    Artinya tuh, ibaratnya muka standar tapi ngerasa kayak selebritis hehehe…. saya dapetin gambarnya di google aja koq

    # goop
    Narsis?? Sudah lupa tuh……

  2. # Rully

    Wah bro..
    klo diliat2 dari spek tulisan km..gw kyknya kena juga,baru nyadar neh gw narsis..ampun dah..

    Tapi SBY ( Santai Bay:e ) = nyantai aj bro..
    gw dah mulai insap ko..dikit c tapi..

    hehehehe ^_^

    pizz out..

  3. Luthfi

    Ehm Tunggu lo pade yang ngerasa cakep…… cowok terganteng didunia ini cuma satu……. GUE…..
    ngerti…..

    he he…. narsis tu baik cuma kalo berlebihan ya jadi gak baek….

  4. Ping-balik: Aplikasi GPS di Handphone? « Siapakah Si Indra

  5. Ping-balik: Niatnya Sih Nyombong, Tapi Ujung-Ujungnya… – The XO Husain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s